Coventional Project Analysis (CAP) Bahasa Indonesia

Artikel #1

Marboen, Ade, 2011, “Sudah 218 laporan terkait TKI, 5 terancan pancung”, Jakarta, Antara News (antaranews.com), Oktober 2011.

Secara umum artikel ini termasuk aktikel eksposisif atau paparan, karena artikel ini memaparkan beberapa data dengan angka-angka hasil laporan di dalamnya. Penulis dalam artikel ini memaparkan semua yang terkait dengan topik dari beberapa sumber terpercaya seperti DPR RI dan lain-lain. Selain itu artikel ini termasuk artikel yang bersifat deskriptif atau isinya yang banyak mendeskripsikan tentang topik yang ada di dalamnya. Dari judulnya saja sudah dapat terlihat bahwa artikel ini menggambarkan dan menjelaskan data laporan terkait dengan TKI.

Dalam setiap paragraf artikel ini, hampir seluruhnya bersifat deskriptif karena isi kalimat dalam yang ada pada beberapa paragraf berisi gambaran-gambaran serta data-data yang di terima oleh pihak pemerintah dan DPR RI terkait para TKI di Saudi Arabia. Selain itu, hampir di setiap paragraf yang ada penulis memakai cara penulisan satu kalimat satu ide pokok yang dijadikan sebuah paragraf.

Pada paragraf pertama penulis menuliskan pernyataan dari wakil ketua DPR RI, Priyo B. Santoso yang menyatakan bahwa DPR RI telah menerima 218 laporan terkait TKI yang bermasalah di berbagai negara. Dalam hal ini penulis mencoba menggambarkan kondisi TKI di berbagai negara dengan mengutip pernyataan dan data dari DRI, hal ini juga bertujuan untuk memberikan informasi mengenai jumlah TKI yang bermasalah di berbagai negara yang sesuai dengan laporan yang diterima DPR RI. Paragraf ini juga bersifat deduktif karena pikiran utama yang penulis jelaskan di tuliskan di awal kalimat.

Paragraf kedua dari artikel ini, penulis menuliskan pernyataan langsung dari sumber, yang menyatakan bahwa di Arab Saudi ada 43 kasus, 22 kasus di China, di Malaysia ada 151 kasus dan 2 kasus di Singapura, TKI itu akan diadili November mendatang. Dalam pernyataan tersebut penulis mencoba menjelaskan fakta yang terjadi sesuai dengan data yang ada. Kemudian, hal tersebut diinformasikan secara terbuka oleh penulis. Paragraf ini juga bersifat deskriptif.

Pada paragraf ketiga dan paragraf-paragraf selanjutnya, penulis menjelaskan secara lebih spesifik tentang kasus-kasus dan fakta-fakta terkait Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bermasalah di berbagai negara. Hampir semua paragraf bersifat deskriptif dan eksposisif yakni berupa penjelasan penulis yang bersumber dari pemaparan pihak-pihak yang terkait seperti DPR RI, Organisasi negara-negara Islam dan juga Organisasi Parlemen Asia. Namun secara umum hal ini menjadi indikator jelas bahwa artikel ini bersifat eksposisif atau pemaparan penulis dengan berbagai data dan fakta yang ada dalam realita.

Ada beberapa paragraf yang memang tidak tersurat atau tidak tertuliskan ide pokoknya dan juga terdapat beberapa paragraf yang hanya terdiri dari ungkapan dan data. Namun, ada pula beberapa paragraf mempunyai strukturisasi yang jelas dan mempunyai ide pokok yang jelas yang terdiri atas kalimat utama dan kalimat penjelas. Kebanyakan paragraf-paragraf yang jelas strukturnya bersifat induktif atau kalimat utama yang berada di awal paragraf dan diikuti kalimat-kalimat penjelas setelahnya.

Alur penulisan artikel ini mundur-maju, mundur karena si penulis menjelaskan dan menginformasikan dengan melihat data-data dan fakta yang ada, maju karena artikel ini secara tidak langsung merupakan bahan kritikan dan refleksi untuk pemerintah kedepan agar memperhatikan Tenaga Kerja Indonesia (TKI)

Tujuan penulis dalam artikel ini ialah untuk menjelaskan, menggambarkan dan memaparkan beberapa data-data dan fakta-fakta yang menjadi realita kondisi beberapa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di beberapa negara, khususnya kasus-kasus permasalahan TKI dari yang bisa diselesaikan lewat jalur diplomasi sampai kasus-kasus yang belum bisa diselesaikan lewat jalur diplomasi dan kekeluargaan. Semua isi artikel ini berupa pemaparan tentang fakta dan realita kondisi TKI di berbagai negara yang berada dalam permasalahan. Dalam artikel ini penulis juga seolah mengkritik pemerintah yang memang harus peduli akan warga yang menjadi TKI dan mendapat permasalahan di lokasi kerjanya, apalagi sampai terkena vonis hukuman pancung atau mati.

Audiens, target, atau objek yang berperan sebagai pembaca artikel ini secara umum semua kalangan penikmat dunia politik dan dunia hubungan internasional, khususnya hubungan Indonesia dengan dunia Internasional. TKI merupakan salah satu aspek dari hubungan Indonesia dan berbagai negara. Kemudia artikel ini juga layak atau mungkin harus dibaca oleh kalangan pejabat pemerintah, sebagai bahan refleksi dan kritik moral atas kasus-kasus yang terkait dengan dunia tenaga kerja Indonesia agar lebih memperhatikan fakta-fakta tersebut. Sehingga kesejahteraan TKI yang menjalankan profesinya untuk mencari nafkah di berbagai negara dapat terjamin.

Arikel #2

Pribadi, Tito, Al-Yamani, Zaky, 2011, “4 Fakta Menarik Duel Liverpool Kontra MU”, Jakarta, VIVA News (vivanews.com), Oktober 2011.

Artikel ini berisikan tentang salah satu olahraga yang sangat populer yaitu sepak bola. Dalam artikel ini penulis menjelaskan dengan melihat data-data dan kejadian-kejadian sebelumnya dari pertandingan antara Liverpool vs MU. Maka dari itu artikel ini secara umum bersifat naratif atau merupakan artikel narasi karena menjelaskan beberapa fakta dan kejadian menarik duel antara Liverpool dan MU di masa lampau.

Paragraf pertama bersifat deduktif, karena kalimat utama tentang Liverpool akan melakoni laga penting melawan MU berada di awal paragraf. Namun selain itu paragraf pertama ini juga bersifat informatif karena ada informasi tentang waktu kapan Liverpool akan melawan MU.

Melihat dari paragraf pertama menuju paragraf-paragraf selanjutnya, penulis menggunakan alur penulisan maju-mundur. Alur pertama maju karena berisi sebuah informasi yang akan datang yakni ketika Liverpool akan melakoni MU. Alur kedua mundur karena setelah penulis memberikan informasi kedepan, penulis juga memberikan informasi flash-back tentang fakta dan kejadian menarik duel Liverpool dan MU yang terangkum dalam 4 fakta menari duel Liverpool dan MU di masa lampau.

Pada paragraf ketiga penulis memaparkan kejadian masa lampau ketika Liverpool membantai MU di pertemuan pertama pada tanggal 12 oktober 1895. Paragraf ini bersifat deduktif, sebabnya karena kalimat utama terdapat di awal paragraf yang menjadi 1 poin fakta dari 4 poin fakta menarik duel Liverpool dan MU yang dipaparkan oleh penulis, yakni Liverpool membantai MU di pertemuan pertama.

Pada paragraf-paragraf selanjutnya pun sama, semua bersifat deduktif. Semua itu dapat dilihat dari tiap poin inti dari 4 fakta yang dipaparkan oleh penulis, yang terdapat di awal paragraf. Kemudian, diikuti oleh beberapa kalimat penjelas yang menjelaskan setiap poin-poin inti tersebut.

Dari beberapa pemaparan dan penjelasan penulis yang terdapat dalam artikel, tentang kejadian-kejadian atau fakta-fakta menarik antara Liverpool dan MU. Maka dapat disimpulkan dengan jelas bahwa artikel ini bersifat naratif atau artikel narasi yang menjelaskan kejadian, kronologi, dan fakta di masa lampau.

Tujuan artikel ini ialah untuk mennginformasikan, menjelaskan dan memaparkan tentang fakta-fakta menarik pada publik atau pembaca. Sehingga pembaca mempunyai informasi dan gambaran tentang pertandingan antara Liverpool dan MU di masa lampau.

Audiens atau objek pembaca artikel ini secara umum diperuntukan kepada semua kalangan dan penikmat olahraga. Tapi secara khusus artikel ini targetnya ialah penikmat seputar sepakbola dan lebih khusus lagi penikmat sepakbola liga Inggris.

Posted on Desember 19, 2011, in My Notes. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: